Etika teleologi dapat mengukur baik
dan buruknya suatu tindakan berdasarkan tujuan yang ingin dicapai dengan
tindakan itu atau berdasarkan akibat yang ditimbulkan oleh tindakan itu. Oleh yang demikian, teleologi selalunya ditafsirkan sebagai pertimbangan moral akan baik
buruknya suatu tindakan yang dilakukan. Walaupun sesebuah tindakan dinilai salah
menurut hukum, tetapi jika ianya bertujuan dan berakibat baik, maka tindakan itu
dinilai baik. Namun dengan yang demikian, tujuan yang baik tetap harus diikuti
dengan tindakan yang benar menurut hukum. Berdasarkan pembahasan etika
teleologi ini, maka muncul aliran-aliran teleologi, iaitu egoisme dan
utilitarianisme.
0 comments:
Post a Comment